Showing posts with label People. Show all posts
Showing posts with label People. Show all posts

Thursday, March 3, 2011

Eh?

I just found this article from Topix. Read this one... What will you say?


I HATE INDONESIA
Written by someone named Indonesian


I hate this goddamn stupid "third-world" country. I hate the lame government ruled by old moron people. I hate the stupid eastern culture that's going on in this country. I hate their hypocrisy about everything. I hate their idiotic electric company.
I hate their policies, monopoly, and their inconsistencies about everything they do (or what they told you they would do). I hate the fact that this country is POOR, and so their people are also POOR, poor in knowledge, poor in resources, both human and nature.
I hate the fact that everything is so god damn expensive down here, and don't tell me about the low-life-cost here. There's nothing cheap here for people like me. I hate their economical so-called-growth. I hate rupiah. I hate their internet connection that's so slow and weak and terribly expensive too. I hate that I was born in Indonesia.
I never wish to born here :(

Then, one of the readers left a comment...

"Everyday what I heard and watch are news about Indonesian slaughtering people. Papua, brutal murderer, riot, city of thief... I just can not walk proud as Indonesian anymore here. The world has stamped big letter of "Man slaughter" on Indonesian's head. I hate my country... I wish i could leave this place."

The other one said...

"Do something about it, moron, is your complaining changes anything? You are not different that smashing drum in the side of the street!"

__________________________________________________________________________________


Okay, enough. Now, I'm sitting in front of my computer with a simple-yet-bothersome question, WHY DO WE REGRET BECAUSE OF OUR NATIONALITY? I know we're too tired with a lot of creepy things that happen in our country. When you turn on your television and you see 'that' things again... Poverty, corruption, law, politic, economic, culture... Round and round again in your head. On the other hand, we sacrilege Malaysia for the plagiarism case, but actually, I envy my friends who live in that country. They live collectedly and peaceably with a good government and the bucking environment. Then, I start to compare both of them.
Finally, I realize something: I never do anything for my country. That's why Indonesia still walk on its blind site. Does Indonesia need our efforts? I think... Yes! We are rich, we have to dig the treasures with our selfmade. So, think again, Buddies, what do we regret most from Indonesia? Well, I'm standing on zero.

These are the clips I love to watch recently. Check the Radiohead's, Thom Yorke is dancing on that video. Agak nakutin sih, but forget it, dua jempol deh for the beautiful dance!



Have a good night, everybody!

Monday, December 20, 2010

I screamed for Mew!!!!!!!

I've been waiting so long for this, watched Jonas Bjerre, Bo Madsen, and Silas Utke Grae Jorgensen, live. Yeah, that was Mew!!! They came as a super-guest-star on Coca Cola Soundburst Festival in Surabaya (11/12). So I didn't want to bungle this moment easily. I've prepared my self and also my troop, then, we waited them for five hours, until finally they appeared on the stage.

I didn't know how to express my feelings, my knees were shaking and my hands were quaking! I saw Mew! I probably jumped onto the stage extremely if I could hehehe, but the fact, it didn't happen. I really enjoyed the show and couldn't stop singing the songs until the end of the show, especially when they played Special, Comforting Sounds, and Sometimes Life Isn't Easy. The stage really made me crazy. But unfortunately, I didn't capture Bo. I want to share the grandeur of the show with you, Guys. So, yeah, I give you these...

The cute one, Jonas


Gonna watch them again. I hope that...


Thank you to my dear bro, Rio Dinata, who already took the photos. Check him out!

Friday, June 25, 2010

Yearning after, him





My Prince, it has been a year...

I loved you, I'm still loving you and will always love you forever.
You're a child of fortune, in heaven.

Oh yeah, I found those watercolor paintings, created by someone named Nicole Wang. Wonderful.

Monday, January 25, 2010

Je suis différent, ainsi que?

Selalu ada hal yang membuat saya berbeda dari teman-teman saya kebanyakan...

Saya nggak memakai BlackBerry
Hampir susah menemukan temen-temen saya yang nggak pakai BB sekarang, saya nggak tahu kenapa kayanya fenomena BB ini udah booming banget, sampai-sampai popularitas Y!M turun gara-gara dikalahin sama BBM. Dan jujur, saya nggak menaruh minat sama handphone satu ini, kalaupun nanti saya dapet gretongan atau apa, mungkin bakal saya jual, dan uangnya saya pakai buat usaha dagang baju saya...

Saya nggak punya account Yahoo! Messenger
Yes, panggil saya culun, ketinggalan jaman, out-of-date-person, atau bahkan orang kampung. But seriously, I have no volition to make an account, even I don't understand how to operate 'em. Semua bilang '...bikin Y!M aja lho, lumayan hemat pulsa', tapi saya tetep nggak mau bikin. Account social network saya aja jarang keurus, apalagi yang beginian. Saya nggak mau tiap hari keranjingan 'kencan' dengan 5530 saya dan membiarkan jari saya salto di keypad hanya untuk membalas chat dari orang-orang. Saya bukannya sombong, sok, atau apalah, tapi saya memang nggak mau...

Saya nggak dapet uang bulanan, mingguan, atau harian
Kadang saya iri sama temen-temen saya, tiap bulan, bahkan tiap minggu 'digaji' sama orang tua mereka. Sedangkan saya dapet uang kalau pas ada rencana untuk keluar, atau pas butuh aja. Tapi saya selalu ngumpulin apa aja yang udah dikasih sama orang tua saya, begitu terkumpul, barulah saya bisa merasakan titik high-satisfaction-level, hehehe.

Saya berjilbab
Sudah berapa kali ya kira-kira orang-orang tanya kenapa saya nggak lepas jilbab, hmm, jawabannya adalah: It's all about principle, my own principle. I love being a girl with a black veil, with a dynamic personality, I love to be different. I'm proud to be myself, because of it. Get it?

Saya lebih suka menghabiskan waktu saya dengan cd-cd The Smiths atau Fleetwood Mac, ditemani buku yang bagus dan sebungkus Cheetos rasa jagung bakar, daripada ada di mall atau tempat rame lainnya

Saya sensitif, in a serious case, love case
Nggak mudah bagi saya untuk melupakan seseorang yang dulu pernah saya sayangi--seperti saya menyayangi Bruce Lee di waktu muda--dan nggak mudah bagi saya untuk memulai suatu hubungan baru. Saya pemikir, penimbang, dan meledak-ledak. Makanya saya suka bingung kok banyak ya orang yang habis putus seminggu jadian lagi sama orang lain sebegitu cepetnya? Nyata lho... Nggak bohong deh...

Saya suka thrift store, dibanding masuk ke Zara
Nggak tahu ya, saya lebih nyaman ada di Tugu Pahlawan atau Pasar Senen daripada masuk ke branded store seperti Zara, atau GAP atau apalah. Saya merasa jadi diri sendiri aja, nggak ada tekanan kaya tiap masuk Zara, selalu megap-megap karena setengah juta cuma dapet satu baju, di Tugu Pahlawan, 500 ribu udah dapet baju satu petak sawah!!!

Dan yang terakhir...
Saya dress-up sebagaimana mustinya, fashion is my personality
Agak-agak surprised sih pas tau temen saya ke acara musik sekolah di lapangan rumput dengan dress animal print, matched with tight, high heels, also zebra clutch. It seemed like she wanted to go to wedding party, but actually, saya suka dandanannya, tapi mungkin salah sikon ya. Saya bakal memakai apa aja yang sedang jadi mood saya, nggak peduli orang mau bilang apa, tapi saya adalah apa yang saya pakai saat itu juga.

Once again, I need a new place to live... Terlalu banyak drama di Surabaya ini, orang-orang udah mulai terjebak di galaksi berbeda, galaksi simulakra. Semua orang mengejar status dan gengsi, bahkan buat remaja sekalipun. Saya nggak tahu, kenapa ya saya ini sensitif banget ketika menghadapi situasi rumit seperti ini? All I wanna do is enjoying my life, every single time, waste my time with everyone who makes me love them. Waste my time with him... Est-ce que je suis le seul qui vivent normal dans cette ville maintenant? Ah, don't know.
Oh iya, akhirnya saya kembali dari mati suri saya, setelah sekian lama meninggalkan second base saya ini, finally muncul juga hehe. Sorry ya buat yang sudah menanti postingan saya...

I always heart you all, Guys, because you're my inspiration. Truly inspiration.


Saturday, October 17, 2009

Taste, and Rock

Kalau sebuah tagline mengatakan 'Rasa adalah segalanya', saya setuju seratus persen. Bahkan kalau perlu nih, jumlahin aja deh seluruh helai rambut manusia di dunia, sebanyak itu mungkin persennya. Tapi bukan rasa yang menjurus pada yeah-you-know-it-yes-yourself, yang berhubungan dengan pengaman atau yang intim-intim (I talk about a good tagline dari tv sponsor yang salah sepertinya...), tapi saya berbicara tentang rasa, yang universal, rasa, di dunia... Ada sejuta rasa di dunia ini. Yang orang tahu mungkin manis, pahit, asin, asam, atau apalah. Tapi saya menemukan rasa baru, abstrak. Ya, abstrak. Perpaduan dari kesedihan, kegembiraan, bingung, perih, tapi menggelikan. Saya akan bertanya, pernah nggak sih kalian merasakan rasa seperti itu? Kapan? Dimana? Rasa itu mungkin yang ada di diri saya sekarang. Sudah lima hari ini saya nggak lihat batang hidungnya Parman (Heeeey, do you still remember about Parman!?), dan, hal itu membuat saya sedikit lupa sama dia. Saya percaya kok, masih banyaaaaak yang lebih baik dari Parman yang nantinya bakal datang-datang sendiri. Saya ngerasa abstrak. Di satu sisi, ada perasaan senang dan sedikit ahhhhh, lega mungkin. Saya jadi nggak terlalu ambil pusing tiap mikirin dia, mungkin memang bukan buat saya.

Tapi di sisi lain, ada yang aneh. Sebenernya dan sejujur-jujurnya saya masih butuh dia, butuh dia di handphone saya dan spend our times with some chit-chats, saya jadi suka mikirin yang enggak-enggak tentang dia dan pacarnya, yes, he's already taken. Dan sepertinya, I'm falling in love with the wrong guy!!! Saya suka sama orang yang hobinya menarik-ulur saya, itu.

Aaaaaaah, ini lho yang namanya rasa abstrak. Membingungkan. Kita nggak bakal tahu letak kesedihan atau kesenangannya, karena dua-duanya sama-sama saling mendahului dan nggak ada endingnya. Apalagi kalau udah berhubungan dengan masalah yang satu ini, sebenernya saya nggak suka bilangnya, saya bahkan nggak tahu cara ngomonginnya, but I just want to say that It's all about love (menurut saya cara ini yang paling 'normal').
Hmm gimana pun juga, saya pengen move on, nggak pengen stuck disini aja mikirin hal-hal klise seperti itu. Ada satu obat mujarab yang benar-benar ampuh menyembuhkan luka-luka nggak berbentuk macam yang di atas itu... Saya mau jatuh cinta lagi. Jatuh cinta pada yang masa lalu, dan masa kini... Jatuh cinta untuk yang kesekian kalinya pada musik rock.

Saya kenal dengan band ini saat saya SD, tapi saya jadi tergila-gila pas SMP kelas 2. Dan sekaraaaang, rasanya tiap denger jeritan Deborah Harry di album Parallel Lines, atau Autoamerican, saya lupa sama semuanya! They have everything that I want, I like new wave, but sometimes I need a touch of punk rock. They've ate them all!!!


Kalau yang ini jagonya rock alternatif. Lihat dong, udah kakek nenek tetep cadas! I love Sonic Youth since I was child, especially Kim Gordon. Dia yang bikin saya terobsesi untuk punya band, jadi anak band, jadi rockstar. Arrrrgghhhh! Inspirasi mereka nggak nanggung-nanggung, Glenn Branca, The Velvet Underground, The Stooges, they did all with their own way! Their different way... That makes me love them.


Placebo
I love Brian Molko's wavy voice, their Nancy Boy and Infra-Red, and their androgynous images (With the eyeliner too), although Stefan Olsdal is a gay...

Saya rindu The Doors. Saya rindu Ray Manzarek, Robby Krieger, John Densmore, dan tentunya Jim Morrison. Saya rindu nonton video mereka membawakan Moonlight Drive, atau L.A. Woman secara live. Saya rindu, rindu, rindu!!! Dan sampai sekarang, tipe cowok idaman saya sama sekali nggak pernah berubah, yang cadas dengan permainan gitar atau drumnya, messy, cool, tapi melankolis seperti Jim dengan An American Poet-nya.

Smells Like Teen Spirit, Pennyroyal Tea, All Apologies, Nirvana...
Kurt Cobain, walaupun diamplas sampe ratusan kali, rockstar enchantment-nya nggak pernah hilang kebawa waktu. Salah satu rockstar dengan wajah terbaik sepanjang masa. Ornery, but charming. Oh iya, dari dulu saya nyari kacamata yang Kurt pake di foto bareng Dave Grohl dan Krist Novoselic itu lho, dimana ya?

Have you ever watch 10 Things I Hate About You?

Wajahnya selalu ngingetin saya dengan aktor favorit saya, Heath Ledger. Dulu saya suka 'Ini Ledger atau Joseph Gordon-Levitt ya?'. Mereka sama-sama main di 10 Things I Hate About You. Dan sekarang, saya sudah tahu cara ngebedainnya, Joseph punya wajah yang lebih annoying dan hmm, cute hahaha. Saya lagi nungguin film 500 Days of Summer, dan semua bungkus atau packaging atau brosur Burberry terbaru yang memasang wajah dia! Joseph!!!Actually, dia bukan rocker. But wait, look at him above, cadas dan messy banget bukan?

Andrew VanWyngarden
Saya selalu menunggu ide cerdasnya untuk MGMT, dan masih tetap menjadikan Destrokk dan Kids sebagai salah dua playlist yang paling sering diputar di handphone saya...

Saya mengidolakan semua laki-laki yang punya selera, salah satunya adalah Pete Doherty. He glorify something called taste. Fashion, music, poet, saya suka denger Last of the English Roses dan lagu-lagunya di The Libertines dan Babyshambles, tapi saya kurang suka dengan personality-nya. Andaikan dia nggak hidup dengan rokok, mariyuana, kokain, atau heroin... Hhh.

Sergio Pizzorno

Kalau yang kalian dengerin biasanya adalah Kasabian, pasti nggak asing sama cowok satu ini. Arrrgggh, seriously, he made me fall into a big hole!!! Saya jatuh cinta sama gitaris ini waktu saya lagi nonton video mereka live di Royal Albert Hall, London. Gosh, nggak pernah ya sama nemuin yang kayak Serge ini. Wajahnya little bit Spanish dengan mustache dan rambut gondrongnya, dan yang paling saya suka adalah his sense of fashion! Asli beda banget, agak folk tapi rock-nya nggak hilang.
Aaaaaah, check him out! www.myspace.com/sergiopizzorno


Nggak ada habisnya kalau biacarin rock, topik pembicaraan yang paling saya suka adalah musik, entah itu rock atau jazz, pop, blues, latin, hip hop, electronic, atau house music. Tapi akhir-akhir ini saya lagi tergila-gila dengan rock. Dan semuanya sudah saya tuliskan... Yang saya jatuh cintai setelah Parman, ahhh, all I wanna do now is one, forgetting him. Anyway, kartu lebaran dari Disemutin Bersaudara sudah datang!!! Thanks for Kak Ical, anak muda kayak Disemutin Bersaudara-lah yang dibutuhin Indonesia... Come on, do something! Don't waste your time with thinking about someone who don't love you, believe me, it hurts...

I glue you all my regards, I'll see you next!!!