Showing posts with label My Quotes. Show all posts
Showing posts with label My Quotes. Show all posts

Saturday, February 5, 2011

Salty, quite bitter

Hello again, Folks!

I'm back and I'm not feeling okay right now. Sebelumnya saya minta maaf, kesannya setiap saya posting di blog ini, hanya karena saya lagi kalap ngadepin banyak pikiran yang sedang meracau atau lagi sedih karena suatu hal. Actually, I'm not! But I don't know... Sometimes I feel like I have to tell you that I need some help. Meskipun kamu hanya sempat mengunjungi blog saya selama beberapa detik untuk membaca posting-an ini, saya sudah sangat happy kok.

Should I start now? Well, beberapa hari kemarin saya merasa seperti oh-yeah-everything-is-good. Benar-benar baik. Saya benar-benar merasa terberkati dengan segalanya yang saya miliki. Ada teman-teman yang mendukung saya, keluarga yang powerful, dan segala hal yang fascinating ada di sekeliling saya. Tapi lama kelamaan, kok mereka semua mulai menjauh ya? Sedihnya, tergantikan dengan kenyataan-kenyataan yang asphyxiating dan menyebalkan. Saya mulai jenuh dengan rutinitas saya. Mulai suka mual-mual sendiri ketika membaca timeline di Twitter saya, dimana teman-teman berubah drastis menjadi pribadi-pribadi yang angkuh dan 'berbeda'. Entahlah, saya menangkap bahwa di satu sisi, mereka benar-benar terperangkap dalam suatu galaksi yang dipenuhi oleh eksistensi dan gaya hidup yang terlalu 'tinggi'.

Lagi, saya mulai jenuh dengan rutinitas saya. Serius. Setiap hari harus pergi ke sekolah untuk ini dan itu. Saya tahu kesannya nggak santun banget ketika mengatakannya, but... Hey! I'm sure you've ever felt 'em, haven't you? Otak saya dipenuhi dengan segala macam tasks, pekerjaan rumah, dan setiap malam dihantui oleh deadline A, B, C, even Z! Dan ketika saya lagi semangat-semangatnya untuk menumpahkan apapun yang saya rasakan, saya harus siap menerima kenyataan bahwa nggak ada satu pun yang mau mendengarkan. Entah itu hanya perasaan saya saja atau bukan, tapi, benar kata ibu guru saya, bahwa manusia semakin sok sibuk, mereka mengejar sesuatu yang bukan sesuatu. Mereka sengaja menenggelamkan diri dalam kesibukan hanya untuk meraih comfortness dan posisi yang mereka inginkan, weightiness, sesuatu yang mereka sebut pint interest, atau apalah.

Semakin banyak hal yang ada di otak saya. Lalu lalang seperti nggak sadar bahwa traffic jam yang terjadi di lalu lintas otak ini benar-benar sudah parah. Begitu kali ya kalau nggak ada polisi otak? Wait, ada yang lagi ngerasain hal yang sama nggak sih? How do you feel? Karena sudah sering merasakan yang seperti ini, saya nggak terlalu ambil pusing. All I have to do is take the positive side. Selalu ada pelajaran di balik suatu peristiwa. Ini hanya sebuah titik balik yang akan menghabiskan waktu selama sekian menit saja kok, hanya butuh suatu refleksi diri untuk menyelesaikannya. Well, Guys... Sometimes I ask 'Could I be any more blessed? How?', dan jawabannya adalah ketika saya bisa menuliskan sesuatu yang pada akhirnya membuat kita take a time to rethink. Ada perasaan lega ketika berhasil melakukannya.

The last, I tell you what I'm currently listening to. Masih, yang saya dengarkan tetap folk, rock, minimalist, dan trance. Mereka adalah mood buster ketika saya lengah, sekaligus sweet-havoc ketika saya sedang merasa bahagia banget. You must try! ♥



Gem Club, and their album Acid and Everything


Christopher Owen and Chet White, from Girls


Any songs from Fleet Foxes


The Perishers
Selalu berhasil membuat saya tersentuh dengan lagu-lagunya. Parfait!

Sunday, January 2, 2011

Why does God just give the substitution to everyone? It's because there's always a lesson behind the things that never be reached.
Let's be grateful...
We'll touch it in 2011. Bismillah.

Thursday, December 16, 2010

Life brings a mind-blowing feeling

"Les premiers mots sont, je suis désolé..."

It feels like I can't count anymore, sudah berapa ratus hari saya nggak meng-update blog saya ini. Sebuah kesalahan besar yang saya sendiri nggak tahu harus menebus dosa-dosa saya dengan apa. Karena banyak banget kesibukan yang harus saya handle, a lot of tasks that I had to do, dan tentunya pikiran-pikiran yang selalu datang dan pergi dengan seenaknya. Ah, if only I could chase them away from my life!

Selama lima bulan (atau mungkin lebih) nggak menyentuh blog, saya belajar tentang banyak hal dari kehidupan saya yang semakin, ya, semua sadar bahwa semakin tua umur kita, the life must be more complicated and 'stranger' than before. Underline it, complicated. Saya mulai memandang segala hal nggak cuma dari kacamata yang setiap hari saya pakai, tapi gimana orang lain memandang dan menilai sesuatu dengan cara mereka. Judgement does exist. Itu kesimpulannya. Sekecil dan se-meaningless apapun suatu hal, pasti nggak akan pernah terlewatkan dari hari-hari dan juga setiap detik yang manusia lewati.

Why must life brings a mind-blowing feeling? Just say it easily, karena pada dasarnya, hidup itu rumit. Ada yang bilang hidup adalah sebuah pilihan, sebuah tujuan, sebuah harapan, hidup untuk sesuatu hal yang mereka banggakan, atau hidup hanyalah sebuah kata tanpa arti. Every person has their own thoughts about it. Kadang kita ngerasa jadi orang paling beruntung sedunia, atau justru sebaliknya. Even, mood kita bisa berubah sebanyak puluhan kali dalam satu waktu. Our feelings just move easily like a wave. That's the oddity of life. Because life is always getting more complex, saya mulai mikir gimana caranya menghargai sebuah keputusan, pilihan, takdir, notes from God, dan semua yang berkaitan dengan hidup saya. Hey, I'm not living in here forever, I'll live for my future. What I'm building now adalah apa yang bakalan saya dapat di masa depan. So... Ah... Just gonna make you wake up, that life ain't easy. Masih banyak puzzle yang harus kamu susun to make it perfect. Clear.


Hmm... The thing I hate the most from life is an emptiness. Loneliness.
And it's already two years without someone... But, Guys, look at me. I'm still smiling at you all cutely, no worries!

Sunday, June 27, 2010



Iris: "Because you're hoping you're wrong. And every time she does something that tells you she's no good, you ignore it. And every time she comes through and surprises you, she wins you over, and you lose that argument with yourself, that she's not for you."
Miles: "Exactly, and on top of that there's the old standby, I can't believe a girl like that would actually be with a guy like me..."

All that things, happened to me and it's still happening to me. I can't use my brain wisely why I'm still here... It's hard to move, even to forget someone who already filled your heart sincerely. Maybe I'm too pathetic, too selfish, too moody to be a girl, but please, can you stop bother me for a while? I just, need an air, to breath...


Photo was taken by me
The dialogue inspired from The Holiday, directed by Nancy Meyers

Friday, June 25, 2010

Yearning after, him





My Prince, it has been a year...

I loved you, I'm still loving you and will always love you forever.
You're a child of fortune, in heaven.

Oh yeah, I found those watercolor paintings, created by someone named Nicole Wang. Wonderful.

Friday, April 9, 2010

A note about losing someone

Ketika kamu yakin bahwa dengan dialah kamu bisa membagi harapan, dan ketika kamu yakin, di antara dua pilihan yang sulit, untuk memilih dia adalah keputusan terbaik yang pernah kamu buat. Ketika kamu menganggap bahwa kamu dan dia, benar-benar diciptakan untuk menjadi Bonnie and Clyde abad 21 dengan segala persamaan dan brilliant thoughts yang kalian miliki... Semuanya adalah tentang ketika.

Hingga akhirnya, seluruh ketika yang awalnya membahagiakan, berubah menjadi ketika yang bernada minor dengan interval 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1 yang seketika menghancurkan semua mimpi dan ekspektasi yang kamu miliki. Bersamanya. Kenyataan bahwa selama ini kamu hanya dibohongi dan dia nggak benar-benar menyayangi kamu. Kenyataan yang membuat kamu jatuh dan merasa dunia sudah nggak berputar buat kamu lagi, persediaan oksigen habis sehingga kamu nggak bisa bernapas, dan matahari mendadak mati, bumi jadi gelap. Kamu tersakiti dan kamu kehilangan dia...


Pada akhirnya, kamu menyadari, bahwa apa yang kamu pilih, kamu lakukan, dan apa yang kamu dapatkan, semuanya nol besar. Semuanya salah. Kamu menyia-nyiakan orang yang sebenarnya kamu tunggu, tapi kamu memilih orang lain hanya untuk merasakan sakitnya disakiti. Then, everybody says that karma does exist, and it'll haunt you start from now...

Monday, January 25, 2010

Je suis différent, ainsi que?

Selalu ada hal yang membuat saya berbeda dari teman-teman saya kebanyakan...

Saya nggak memakai BlackBerry
Hampir susah menemukan temen-temen saya yang nggak pakai BB sekarang, saya nggak tahu kenapa kayanya fenomena BB ini udah booming banget, sampai-sampai popularitas Y!M turun gara-gara dikalahin sama BBM. Dan jujur, saya nggak menaruh minat sama handphone satu ini, kalaupun nanti saya dapet gretongan atau apa, mungkin bakal saya jual, dan uangnya saya pakai buat usaha dagang baju saya...

Saya nggak punya account Yahoo! Messenger
Yes, panggil saya culun, ketinggalan jaman, out-of-date-person, atau bahkan orang kampung. But seriously, I have no volition to make an account, even I don't understand how to operate 'em. Semua bilang '...bikin Y!M aja lho, lumayan hemat pulsa', tapi saya tetep nggak mau bikin. Account social network saya aja jarang keurus, apalagi yang beginian. Saya nggak mau tiap hari keranjingan 'kencan' dengan 5530 saya dan membiarkan jari saya salto di keypad hanya untuk membalas chat dari orang-orang. Saya bukannya sombong, sok, atau apalah, tapi saya memang nggak mau...

Saya nggak dapet uang bulanan, mingguan, atau harian
Kadang saya iri sama temen-temen saya, tiap bulan, bahkan tiap minggu 'digaji' sama orang tua mereka. Sedangkan saya dapet uang kalau pas ada rencana untuk keluar, atau pas butuh aja. Tapi saya selalu ngumpulin apa aja yang udah dikasih sama orang tua saya, begitu terkumpul, barulah saya bisa merasakan titik high-satisfaction-level, hehehe.

Saya berjilbab
Sudah berapa kali ya kira-kira orang-orang tanya kenapa saya nggak lepas jilbab, hmm, jawabannya adalah: It's all about principle, my own principle. I love being a girl with a black veil, with a dynamic personality, I love to be different. I'm proud to be myself, because of it. Get it?

Saya lebih suka menghabiskan waktu saya dengan cd-cd The Smiths atau Fleetwood Mac, ditemani buku yang bagus dan sebungkus Cheetos rasa jagung bakar, daripada ada di mall atau tempat rame lainnya

Saya sensitif, in a serious case, love case
Nggak mudah bagi saya untuk melupakan seseorang yang dulu pernah saya sayangi--seperti saya menyayangi Bruce Lee di waktu muda--dan nggak mudah bagi saya untuk memulai suatu hubungan baru. Saya pemikir, penimbang, dan meledak-ledak. Makanya saya suka bingung kok banyak ya orang yang habis putus seminggu jadian lagi sama orang lain sebegitu cepetnya? Nyata lho... Nggak bohong deh...

Saya suka thrift store, dibanding masuk ke Zara
Nggak tahu ya, saya lebih nyaman ada di Tugu Pahlawan atau Pasar Senen daripada masuk ke branded store seperti Zara, atau GAP atau apalah. Saya merasa jadi diri sendiri aja, nggak ada tekanan kaya tiap masuk Zara, selalu megap-megap karena setengah juta cuma dapet satu baju, di Tugu Pahlawan, 500 ribu udah dapet baju satu petak sawah!!!

Dan yang terakhir...
Saya dress-up sebagaimana mustinya, fashion is my personality
Agak-agak surprised sih pas tau temen saya ke acara musik sekolah di lapangan rumput dengan dress animal print, matched with tight, high heels, also zebra clutch. It seemed like she wanted to go to wedding party, but actually, saya suka dandanannya, tapi mungkin salah sikon ya. Saya bakal memakai apa aja yang sedang jadi mood saya, nggak peduli orang mau bilang apa, tapi saya adalah apa yang saya pakai saat itu juga.

Once again, I need a new place to live... Terlalu banyak drama di Surabaya ini, orang-orang udah mulai terjebak di galaksi berbeda, galaksi simulakra. Semua orang mengejar status dan gengsi, bahkan buat remaja sekalipun. Saya nggak tahu, kenapa ya saya ini sensitif banget ketika menghadapi situasi rumit seperti ini? All I wanna do is enjoying my life, every single time, waste my time with everyone who makes me love them. Waste my time with him... Est-ce que je suis le seul qui vivent normal dans cette ville maintenant? Ah, don't know.
Oh iya, akhirnya saya kembali dari mati suri saya, setelah sekian lama meninggalkan second base saya ini, finally muncul juga hehe. Sorry ya buat yang sudah menanti postingan saya...

I always heart you all, Guys, because you're my inspiration. Truly inspiration.


Friday, September 18, 2009

Yes, Back to Fitri


Aloha alohaaa, Everybody!
Udah pada mudikkah? Sebenernya saya cabut mudik malam ini tapi berhubung papa saya, yang bakal jadi driver selama lima jam perjalanan, kecapekan, jadi diundur besok pagi deh hihi. And because I have nothing to do, I decide to post something right now. Don't mean anything, I just want to say Happy Ied Fitri 1430 and we'll back to our natural tendency, mmm I mean our fitrah hehehe. Saya agak sedih sih, karena Ramadhan bakal pergi dan perlu nunggu satu tahun lagi supaya bisa ngerasain yang namanya kehausan pas puasa, panasnya taraweh di masjid, atau kepaksanya 'batin' kalo pas bangun sahur karena masih ngantuk parah, hahaha but those are the colors of Ramadhan, and we will miss them like I feel right now..

Finally, I've got my second blog award!!! I becoming a happy girl right now, I've been waiting for my second award and yesterday, My Lovely Sister, Dyra, told me that she gave me an award and I had to grab 'em from her blog. Alright, here it is...

Setelah menimbang-nimbang, siapa aja yang mau grab award ini silahkan!!! Because I need to appreciate your blog so muuuuch, I obviously want to give this award to all of you, so, take 'em Darling!!! It's yours!

Sunday, May 10, 2009

Quote Before I Sleep

"Shoot for the moon. Even if you miss, you'll land among the stars.”
-Brian Litrell, Backstreet Boys

Tomorrow, I'll meet my school examination. Although I don't study well this night, I pray, May Allah give me the best scores that I'll gain from my efforts . Amin.
Have a nice sleep!